Tampilkan postingan dengan label Berita Korupsi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita Korupsi. Tampilkan semua postingan

Rabu, 30 November 2011

10 Maskapai Besar AS yang Bangkrut

 Foto: AFP
 American Airlines dan induk perusahaannya AMR Corp mendaftarkan perlindungan kebangkrutan. Pendaftaran kebangkrutan maskapai penerbangan terbesar ketiga AS ini akan menjadi yang terbesar setelah kebangkrutan UAL Corp pada Desember 2002 silam.

Pada Selasa (29/11/2011), American Airlines akhirnya mengumumkan pendaftaran perlindungan kebangkrutan agar bisa melakukan restrukturisasi menyusul tingginya biaya bahan bakar dan turunnya permintaan. Pengumuman kebangkrutan itu sekaligus berbarengan dengan pengumuman pergantian chairman dan chief executive dari Gerard Arpel ke Thomas Horton.

"Ini adalah sebuah keputusan yang sulit, namun ini penting dan merupakan jalur yang tepat bagi kami untuk bangkit menjadi maskapai yang lebih efisien, kuat secara finansial dan kompetitif," jelas Thomas Horton seperti dikutip dariAFP, Rabu (30/11/2011).

Spekulasi tentang kebangkrutan American Airlinesmemang sudah berlangsung selama berbulan-bulan sehingga menyebabkan harga sahamnya terus merosot dan menyisakan nilai pasar US$ 105 juta.

Pengumuman pendaftaran kebangkrutan tersebut juga menyebabkan saham AMR Corp pada perdagangan Selasa kemarin sangat aktif diperdagangkan meski sudah dihentikan hingga 28 kali sepanjang perdagangan kemarin. Saham AMR merosot 84% menjadi 26 sen setelah pengumuman tersebut.

Berikut 10 kebangkrutan maskapai penerbangan AS terbesar sejak tahun 1989 dan nilai asetnya, seperti dikutip dari Reuters:

  1. UAL Corp, Desember 2002, US$ 25,197 miliar
  2. AMR Corp, November 2011, US$ 25,088 miliar
  3. Delta Air Lines, September 2005, US$ 21,801 miliar
  4. Northwest Airlines, September 2005, US$ 14,042 miliar
  5. US Airways Group, September 2004, US$ 8,349 miliar
  6. US Airways Group, Austus 2002, US$ 8,025 miliar
  7. Continental Airlines, Desember 1990, US$ 7,656 miliar
  8. Eastern Air Lines, Maret 1989, US$ 4,037 miliar
  9. Trans World Airlines, Januari 1992, US$ 2,865 miliar
  10. Trans World Airlines, Juni 1995, US$ 2,495 miliar.

Selain rekor kebangkrutan maskapai terbesar, kebangkrutan AMR ini juga akan mencatat yang terbesar dari sisi jumlah karyawan. Berikut kebangkrutan terbesar dalam sejarah AS dari sisi jumlah pekerja:
  1. Kmart Corp, bangkrut tahun 2002: 252.000 karyawan
  2. General Motors Corp, bangkrut tahun 2009: US$ 243.000
  3. Delphi Corp, bangkrut tahun 2005: 185.200
  4. Allied Stores Corp, bangkrut tahun 1990: 101.000
  5. Flagstar Companies Inc, bangkrut tahun 1997: 93.000
  6. Winn-Dixie Stores Inc, bangkrut tahun 2005: 89.000
  7. AMR Corp, bangkrut 2011: 88.000.
  8. UAL Corp, bangkrut tahun 2002: 84.000
  9. Sun HealthCare Group, bangkrut 1999: 80.720
  10. Lear Corp, bangkrut tahun 2009: 80.000.

Berikut beberapa fakta tentang American Airlines dan induknya:
  • Kantor Pusat: Fort Worth, Texas
  • Pendapatan: US$ 22 miliar di tahun 2010
  • Jumlah karyawan: 88.550 orang
  • Jumlah pesawat: American Airlines 619 pesawat, American Eagle 281 pesawat.

Senin, 23 Maret 2009

Tifatul: Jangan Pilih Politisi Korup, Zina & Tukang Selingkuh

Kampanye PKS
Tifatul: Jangan Pilih Politisi Korup, Zina & Tukang Selingkuh
Ari Saputra - detikPemilu

Jakarta - Ribuan kader PKS memenuhi lapangan Widya Karya (Wika), Jl Gusti Ngurah Rai, Jakarta Timur untuk mengikuti kampanye. Dalam kampanye tersebut, tak hanya Presiden PKS Tifatul Sembiring yang hadir, anggota komisi XI DPR dari FPKS yang namanya disebut-sebut dalam kasus Abdul Hadi Djamal, Rama Pratama juga hadir.

Pantauan detikcom, Jumat (20/3/2009), massa membawa berbagai atribut PKS dan sejumlah bendera. Massa sudah berkumpul dan memenuhi lapangan mulai pukul 13.00 WIB. Saat Tifatul memberikan orasi, massa semakin bersemangat.

Dalam orasinya, Tifatul mengatakan, dalam meningkatkan sumber daya mineral, gas, dan emas, pihaknya akan disokong dana dari negara arab sebesar US$ 5 triliun.

"Kita harus mandiri secara ekonomi. Kita tingkatkan sumber daya mineral, gas, dan emas. Kalau kita masih kurang dana, negara-negara arab siap menyiapkan US$ 5 triliun. Tinggal dilobi saja," katanya.

Tifatul pun menyinggung para politisi korup. Tifatul meminta kadernya agar tak memilih politisi yang busuk, koruptor, tukang berzina, dan selingkuh dengan sekretarisnya.

"Serahkan sajalah kepada pengadilan (kasus Rama Pratama). Jangan pilih politisi busuk, korup, tukang selingkuh dengan sekretaris, dan berzina," pintanya.

Di sela-sela orasinya, Tifatul juga sempat berpantun. "Batu pualam indah dipahat, cerah disambut mentari pagi. Kalau salam tidak dijawab, ya kita ulangi," ujarnya.

Sebelum orasi Tifatul, Rama Pratama juga sempat berorasi singkat. Rama menegaskan kalau dirinya telah difitnah dalam pernyataan Abdul Hadi Djamal. Dirinya pun menyatakan sipa dipanggil KPK.

"Saya dari dulu berusaha bersih. Difitnah seperti ini tidak kaget. Saya siap membuktikan bahwa saya tidak terlibat kasus korupsi apapun di DPR. Bila dipanggil KPK maupun tipikor, saya akan datang dan bekerja sama. Allahu Akbar!" teriaknya.

Jumat, 13 Maret 2009

Pegawai DPR dan Sopir AHD Diperiksa KPK

Beberapa saksi kembali dihadirkan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait tersangka Abdul Hadi Djamal dalam kasus dugaan korupsi dana stimulus proyek pembangunan dermaga dan bandara di wilayah Indonesia timur.

"Saksi yang dihadirkan hari ini di antaranya dua pegawai DPR RI, dua dari swasta dan seorang sopir Darmawati bernama Darwis," ujar Juru Bicara KPK Johan Budi SP, Jakarta, Jumat ( 13/3 ).

Johan tak merinci nama-nama saksi yang dihadirkan untuk pemeriksaan hari ini. "Yah, nama-namanya belum bisa saya sebutkan," kata Johan kepada wartawan.

Seperti diberitakan sebelumnya, anggota DPR Komisi Perhubungan Abdul Hadi diduga telah menerima sejumlah uang dari Hontjo Kurniawan, Komisaris PT Kurnia Jaya Wira Bakti. Uang tersebut diberikan melalui pegawai Departemen Perhubungan Darmawati yang bertindak selaku penghubung keduanya.

Saat tertangkap tangan di bilangan Casablanca, Karet, terdapat uang sejumlah 90 ribu dollar AS dan Rp 54 juta di mobil Abdul Hadi dan Darmawati. Uang ini diduga diberikan oleh Hontjo sebagai rekanan lama Dephub agar dapat diikutsertakan dalam tender proyek dana stimulus (percepatan) pembangunan dermaga dan bandara di wilayah Indonesia timur. Proyek senilai Rp 100 miliar tersebut baru akan ditenderkan tetapi sudah disahkan DPR RI dan dimasukkan tahun anggaran 2009 .