
Menurut seorang pejabat tanggap darurat setempat, Selasa, 1 Januari 2013, jumlah korban meninggal itu baru perkiraan saja. Insiden itu terjadi di dekat Stadium Felix Houphouet Boigny di mana orang banyak berkumpul untuk menonton kembang api.
Seorang wartawan Reuters mengatakan ada noda darah dan jejak sepatu yang belum dibersihkan di luar stadion hingga Selasa pagi. Pejabat pemerintah dan pasukan penyelamatan keamanan masih ada bersiaga di lokasi.
Assetou Toure, seorang tukang kebersihan, mengaku kehilangan dua anaknya. Toure mengaku sudah bilang kepada anaknya agar tak usah datang. Namun mereka tidak mendengarkan. "Mereka pergi saat saya sedang tidur," kata Assetou Toure. Hingga saat ini, belum diketahui apakah anaknya selamat atau tidak
Tidak ada komentar:
Posting Komentar