Sabtu, 17 Desember 2011

Berita Kapal Menabrak Gunung Es

WELLINGTON-Kapal nelayan milik rusia yang berawak 32 kru diantaranya 16 ABK berwarganegara Indonesia dan 15 orang berkebangsaan rusia dan seorang dari ukraina,di kabarkan menabrak gunung es di laut Antartica,yang berjarak 3.700 kilometer dari Negara selandia baru sebelah tengara.


Kapal yang bernama Sparta itu langsung di genangi air laut yang dingin dalam jumlah yang sangat banyak,para kru kapal berusaha memompa air yang masuk agar kapal bias bertahan lebih lama ,sementara kru kapal yang lain segera mempersiapkan sekoci penolong sebagai langkah penyelamatan diri lanjutan kalau kapal tidak bias terapung lagi.
Ungkap pusat koordinasi selandia baru (RCCNZ).

Berita itu di kutip radio Nederland,jumat 16 desember 2011.RCCNZ sudah meminta bantuan kapal yang terdekat,namun es yang menutupi lautan membuat apal yang ingin menolong tidak bias cepat menuju lokasi kecelakaan,di perkirakan kapal bias mencapai ke tempat memakan waktu empat atau lima hari.

Ada dua kapal yang terdekat yang bias di minta bantuanya yaitu kapal bernama San aspirin yang jaraknya 470 mil laut.dan kpal tersebut hanya bias mencapai posisi pada hari selasa 20 desember beberapa hari kedepan.Sayangnya kapal Chaiyo maru no 3 yang berjarak lebih dekat hanya 290 mil laut Sparta tidak bias berbuat banyak karna tidak punya kapasitas pemecah es,begitu juga kapal yang berjarak 19 mil di dekat lokasi.


Tidak ada helicopter yang bisa terbang untuk melakukan penyelamatan karna paktor cuaca namun pesawat penumpang yang berada di pusat penelitian atlantik di Mcmurdo di kabarkan bisa terbang melintasi kapal sperta dan melakukan komunikasi dengan kapal tersebut.wilayah perairan tersebut di kenal sangat tenang tetapi memiliki hawa sangat dingin yang mencapai tiga derajat Celsius sementara tubuh kapal yang berada di atas air tersebut hanya berjarak satu meter sentengah.
Selain bantuan dating mereka terus memompa air keluar dengan mesin pompa,dan saat ini pompa tersebut tidak bisa secepatnya air laut karna itu mereka butuh mesin mesin pompa tambahan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar