Sabtu, 17 Desember 2011

Rambutan taugkue Dari Banten

Banten –Bulan desember sampai fabuari 2012 warga lebak banten kebanjiran rejeki karna buah rambutan warga kini panen besar.Rambutan taugkue adalah bibit yang sudah di patenkan dan di sertipikasi benih unggulan di bogor ungkap Camat Curugbitung, Edi Nuraedi, di Lebak, Selasa.ia juga mengatakan warga di sini sangat terbantu dengan adanya panen rambutan itu terutama perekonomian.


Kecamatan lebak dan curuk cibitung banten akan mengalami masa panen hingga 3 bulan 4 bulan kedepan,selain di nikmati warganya dan warga sekitarnya seperti Jakarta . Budi daya tanaman hortikultura tersebut sudah puluhan tahun dan kini masih menjadi unggulan komoditas Curugbitung. Bahkan, rambutan tangkue diekspor ke Timur Tengah melalui agen di Tangerang dan Jakarta.
Saat ini jumlah areal tanam rambutan tangkue di Kecamatan Curugbitung mencapai 530 hektare. Hampir semua warga yang tersebar di sepuluh desa itu memiliki tanaman rambutan. Mereka menanam rambutan di kebun-kebun dan halaman rumah.
Rahmat, seorang petani di Kecamatan Maja, mengaku dirinya merasa terbantu dengan panenan rambutan tangkue. Dari hasil panen rambutan, dia bisa membangun rumah dan membeli perabotan rumah tangga.
Namun demikian, Rahmat mengaku musim panen rambutan 2011 tidak memuaskan akibat cuaca kemarau. Panen buahnya menjadi kurang begitu banyak. "Kami panen rambutan tahun ini sekitar Rp 18 juta dari 300 batang pohon dengan harga Rp 600 ribu per batang," katanya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar